Tinjauan mitos banjir Afrika berdasarkan wilayah, dengan sumber beranotasi, analisis motif, serta argumen difusi/seleksi bagi para ahli mitologi komparatif.
Mitos Banjir Afrika: Motif, Asal-Usul, Difusi


Tinjauan mitos banjir Afrika berdasarkan wilayah, dengan sumber beranotasi, analisis motif, serta argumen difusi/seleksi bagi para ahli mitologi komparatif.

Apakah mitos penciptaan bercorak kemunculan berakar hingga ke Paleolitikum? Sebuah sintesis kritis atas kajian filogenetik, data Pueblo/Andes, dan ikonografi ‘Venus’ Paleolitik yang menempatkan perempuan sebagai agen kosmogenik.

Mengkaji kestabilan mengejutkan motif-motif mitis selama ribuan tahun, dengan mengemukakan bahwa mitos seperti Perburuan Kosmis atau simbolisme ular mungkin menyimpan ingatan tentang perubahan kognitif yang nyata, sehingga mendukung kerangka waktu Eve Theory.

Mengkaji mitos ular purba di seluruh Benua Amerika, kekunoannya yang mendalam, serta kaitannya dengan evolusi kesadaran manusia.

Kajian mengenai mitos ular Rusia dan Slavia kuno, yang mengaitkannya dengan arketipe global “Kultus Kesadaran Ular” dan “Teori Kesadaran Hawa”.

Eksplorasi spekulatif terhadap mitos kuno tentang “malaikat yang jatuh” melalui Teori Kesadaran Hawa, yang mengemukakan adanya suatu zaman lampau ketika kaum laki-laki belum memiliki kesadaran diri modern, sedangkan perempuan menjadi pelopor.

Bagaimana kosmogoni Hmong—Nkauj Ntsuab dan Sis Nab dalam Qhuab Ke—dapat dipetakan ke Teori Kesadaran Hawa: kemunculan ‘aku’ yang berawal dari perempuan, kultus ular, dan kelahiran kembali dalam ritual.

Kajian mengenai dewa-dewi pencipta berwujud ular, Nüwa dan Fuxi, dalam mitologi Tiongkok serta padanannya dalam berbagai mitologi dunia.

Kuil Dewi dan piramida besar Niuheliang melestarikan kultus Neolitikum yang melatarbelakangi Nüwa, ibu leluhur dan pencipta Tiongkok.

Langkah euhemeristik Newton: mengapa ia menyetarakan Dionysus/Bacchus dengan Osiris dan raja Mesir historis Sesac (alias Sesostris/Shishak), serta bagaimana ritus Bakhik mencerminkan kultus Osiris.