Sebuah kajian mengenai dua teori tentang asal-usul kesadaran manusia: Kultus Ular/Teori Hawa (bisa ular) versus Teori Kera Teler (jamur psilosibin).
Kultus Ular Kesadaran versus Teori Kera Teler McKenna


Sebuah kajian mengenai dua teori tentang asal-usul kesadaran manusia: Kultus Ular/Teori Hawa (bisa ular) versus Teori Kera Teler (jamur psilosibin).

Bagaimana gigitan ular neurotoksik, evolusi primata, dan imajinasi mitis berpadu mengubah reptil berotak kecil menjadi simbol global kebijaksanaan dan kebangkitan.

Kultus Ular Kesadaran memadukan ilmu saraf, teori evolusi, dan simbolisme mistik Barat ke dalam sebuah hipotesis mengenai asal-usul kesadaran diri manusia.

Panduan mengenai tujuh teori utama tentang revolusi kognitif Paleolitikum Atas—apa yang berubah, kapan perubahan itu terjadi, dan mengapa revolusi tersebut memicu perilaku manusia modern.

Menelusuri evolusi kesadaran diri melalui Kitab Kejadian, Logos Yohanes, Gnostisisme, dan mitos-mitos pengorbanan, dengan mengaitkan ular Eden dengan Kristus serta kelahiran diri yang sadar.

Sebuah novela filosofis sepanjang 1.615 baris yang mengisahkan kecerdasan buatan mutakhir bernama KORA-13 dalam menyelidiki asal-usul kesadaran manusia melalui alkimia hermetis, pelatihan adversarial, dan pemodelan diri rekursif.

Eksplorasi mendalam mengenai bagaimana filsuf mistik Manly P. Hall mungkin menafsirkan Teori Kesadaran Hawa—gagasan bahwa kesadaran diri manusia (“Aku Ada”) muncul dalam waktu yang relatif baru—dengan mengkaji alegori-alegori kuno seperti Adam dan Hawa serta makna esoteris di balik kejatuhan umat manusia ke dalam pikiran sadar.

Pengantar yang ditujukan bagi pembaca ahli mengenai teori pewarisan ganda yang berpendapat bahwa Eve Theory of Consciousness merupakan kerangka penjelasan gen–budaya yang lebih kuat tentang bagaimana manusia menjadi modern secara psikologis.

Kajian mendalam mengenai persamaan dan perbedaan antara memori hewan dan manusia, yang menelaah memori prosedural, semantik, dan yang menyerupai memori episodik pada berbagai spesies serta hal-hal yang menjadikan memori autobiografis manusia unik.

DNA purba, skor poligenik, dan genetika psikiatri semuanya menunjukkan bahwa pikiran manusia telah berevolusi secara dramatis sejak Zaman Es—bertentangan dengan mitos 50.000 tahun.